Skripsi Mahasiswa

Cara Membuat Rumusan Masalah untuk Skripsi

Bingung membuat rumusan masalah skripsi? Simak langkahnya mulai dari memahami latar belakang, menentukan fokus, hingga membuat pertanyaan penelitian yang tepat.

10 Agustus 2026 Annisa Nur Khasanah · SEO Article Writer 3 menit baca
Cara Membuat Rumusan Masalah untuk Skripsi

Setelah menyelesaikan latar belakang, mahasiswa biasanya akan berhadapan dengan bagian berikutnya: rumusan masalah. Bagian ini terlihat sederhana karena umumnya hanya terdiri dari beberapa pertanyaan, tetapi menentukan rumusan masalah yang tepat ternyata tidak selalu mudah.

Rumusan masalah memiliki peran penting dalam menentukan arah penelitian. Rumusan masalah menjadi penghubung antara masalah yang telah dijelaskan dalam latar belakang dengan tujuan dan proses penelitian yang akan dilakukan.

Apa Itu Rumusan Masalah?

Rumusan masalah adalah pertanyaan penelitian yang menggambarkan masalah utama yang ingin dikaji dalam sebuah penelitian. Pertanyaan tersebut menjadi dasar untuk menentukan fokus penelitian sekaligus membantu peneliti menentukan data yang perlu dikumpulkan.

Universitas Ciputra menjelaskan bahwa rumusan masalah umumnya ditempatkan setelah latar belakang dan sebelum tujuan penelitian. 

Sederhananya, jika latar belakang menjelaskan mengapa suatu masalah penting untuk dibahas, maka rumusan masalah menentukan pertanyaan apa yang akan dijawab melalui penelitian.

Cara Membuat Rumusan Masalah Untuk Skripsi

1. Baca Kembali Latar Belakang

Langkah pertama yang dapat dilakukan sebelum menyusun rumusan masalah adalah dengan membaca dan memahami kembali isi dari latar belakang, cari bagian yang menujukan fenomena yang terjadi,  kondisi yang menjadi masalah, kesenjangan antara kondisi ideal dan kenyataan, data atau fakta pendukung, serta hal yang belum terjawab..

2. Tentukan Fokus Utama

Satu topik dapat memiliki banyak masalah, tetapi bukan berarti semuanya harus dimasukkan ke dalam skripsi. Pilih masalah yang paling relevan dengan topik dan memungkinkan untuk diteliti. Tidak semua persoalan harus dijadikan rumusan masalah. Pilih fokus yang paling sesuai dengan tujuan penelitian mu.

3. Tentukan Fokus Penelitian

Setelah menemukan masalah utama, persempit fokus penelitian, coba tanyakan kepada diri sendiri, hal apa yang ingin diketahui dari penelitian yang akan dilakukan.

Misalnya, kamu ingin mengetahui bagaimana mahasiswa menggunakan media sosial untuk mendukung kegiatan pembelajaran.

Maka fokus penelitian dapat diarahkan pada bentuk dan proses pemanfaatan media sosial dalam kegiatan pembelajaran, bukan membahas seluruh perilaku mahasiswa di media sosial.

4. Tentukan Pertanyaan yang Ingin Dijawab

Beberapa pertanyaan yang sering digunakan dalam penelitian

  • Apa untuk mengetahui sesuatu yang menjadi objek kajian.
  • Bagaimana untuk mengetahui proses, cara, atau kondisi tertentu.
  • Mengapa untuk mengetahui alasan atau faktor penyebab.
  • Sejauh mana untuk melihat tingkat atau cakupan suatu kondisi.
5. Pastikan Rumusan Masalah Dapat Diteliti

Jangan membuat pertanyaan yang jawabannya terlalu abstrak atau sulit dibuktikan melalui penelitian.

Contohnya:

Kurang tepat:
“Apakah media sosial baik untuk mahasiswa?”

Pertanyaan tersebut terlalu luas karena kata “baik” dapat memiliki banyak arti.

Lebih spesifik:

“Bagaimana pemanfaatan media sosial sebagai sumber informasi untuk mendukung kegiatan pembelajaran mahasiswa?”

Pertanyaan tersebut memiliki objek dan fokus yang lebih jelas sehingga lebih mudah ditentukan data serta metode penelitiannya.

Rumusan masalah yang baik harus dapat dijawab melalui data dan analisis yang diperoleh dari proses penelitian.

Baca Juga: Cara Membuat Latar Belakang yang Menarik

6. Sesuaikan dengan Metode Penelitian

Rumusan masalah juga perlu memperhatikan metode penelitian yang digunakan, jangan sampai rumusan masalah sudah dibuat, tetapi metode yang dipilih tidak dapat memberikan data untuk menjawab pertanyaannya.

7. Hubungkan dengan Tujuan Penelitian

Rumusan masalah dan tujuan penelitian harus saling berhubungan. Dengan kata lain, pertanyaan dalam rumusan masalah nantinya harus memiliki jawaban dalam hasil penelitian dan kesimpulan.

Seperti Apa Rumusan Masalah yang Baik?

Sebelum memasukan rumusan masalah ke skripsi coba perhatikan hal hal berikut:

  • Jelas dan Spesifik
  • Berbentuk Pertanyaan 
  • Sesuai dengan Latar Belakang
  • Dapat Diteliti
  • Memiliki Ruang Lingkup yang Jelas
  • Sesuai dengan Tujuan Penelitian

Kesimpulan

Cara membuat rumusan masalah untuk skripsi dapat dimulai dengan membaca kembali latar belakang, menentukan masalah utama, mempersempit fokus penelitian, kemudian mengubahnya menjadi pertanyaan yang dapat diteliti.

Rumusan masalah yang baik harus jelas, spesifik, relevan dengan latar belakang, realistis, dan dapat dijawab melalui metode penelitian yang digunakan.

Jangan membuat rumusan masalah hanya karena ingin memenuhi struktur proposal. Anggap bagian ini sebagai kompas penelitian yang membantu menentukan arah pembahasan sejak awal hingga kesimpulan.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan rumusan masalah?

Rumusan masalah adalah pertanyaan penelitian yang menunjukkan masalah utama dan fokus yang ingin dikaji dalam sebuah penelitian.

2. Bagaimana cara menentukan rumusan masalah skripsi?

Mulailah dengan membaca latar belakang, menemukan masalah utama, menentukan fokus penelitian, lalu mengubah fokus tersebut menjadi pertanyaan yang dapat dijawab melalui penelitian.

3. Apa hubungan rumusan masalah dengan tujuan penelitian?

Rumusan masalah berisi pertanyaan yang ingin dijawab, sedangkan tujuan penelitian menjelaskan hal yang ingin dicapai untuk menjawab pertanyaan tersebut.

#Rumusan masalah #skripsi #mahasiswa #penelitian