Sebelum mengirim karya tulis untuk diperiksa menggunakan Drillbit, ada beberapa hal yang perlu disiapkan agar dokumen yang diperiksa sesuai dengan kebutuhan. Persiapan ini membantu penulis menghindari kesalahan, seperti mengirim draf lama atau memeriksa file yang belum lengkap.
Lalu, apa saja yang perlu dilakukan sebelum dokumen dikirim? Mulai dari memastikan versi naskah, meninjau isi, hingga memeriksa kembali kelengkapan dokumen, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan sebelum pemeriksaan.
1. Pastikan Dokumen yang Digunakan Merupakan Versi Terbaru
Langkah pertama adalah memastikan file yang akan diperiksa merupakan versi dokumen yang paling baru. Hal ini penting jika kamu memiliki beberapa salinan dengan nama seperti skripsi revisi, skripsi revisi terbaru, atau skripsi final yang sebenarnya belum tentu berisi perubahan terakhir.
Buka dokumen dan periksa apakah revisi terbaru sudah dimasukkan. Jika masih ada perubahan dari dosen pembimbing atau hasil penyuntingan yang belum diterapkan, selesaikan terlebih dahulu sesuai kebutuhan pemeriksaan.
Untuk menghindari kekeliruan, gunakan nama file yang mudah dikenali, misalnya skripsi_revisi_23oktober. Hindari mengandalkan nama file saja; tetap buka dokumennya untuk memastikan isinya benar.
2. Tinjau Kembali Isi Dokumen
Setelah memastikan versi file, tinjau isi dokumen secara menyeluruh. Pastikan bagian yang memang perlu diperiksa sudah tersedia dan tidak ada paragraf yang tertinggal akibat proses menyalin atau menggabungkan beberapa file.
Jika dokumen terdiri atas beberapa bab, periksa apakah susunannya sudah sesuai dengan naskah yang akan dikumpulkan. Perhatikan pula apakah masih ada catatan pribadi, komentar penyuntingan, atau teks sementara yang seharusnya tidak masuk ke versi akhir.
Tahap ini bukan berarti kamu harus menyelesaikan semua penyuntingan bahasa sebelum pemeriksaan. Tujuannya adalah memastikan dokumen yang dikirim memang mewakili naskah yang ingin ditinjau.
3. Periksa Kutipan dan Penggunaan Sumber
Sebelum melakukan pemeriksaan kemiripan, tinjau kembali bagian yang menggunakan gagasan, data, atau pernyataan dari sumber lain. Pastikan kutipan langsung diberi penanda yang sesuai dan sumber yang digunakan dicantumkan menurut gaya sitasi yang berlaku.
Perhatikan juga parafrasa. Mengganti beberapa kata dari sumber asli belum tentu menghasilkan parafrasa yang memadai jika struktur kalimat dan penyampaian gagasannya masih terlalu dekat dengan sumber.
Jika menemukan bagian yang meragukan, periksa kembali sumber aslinya dan perbaiki cara penyajian atau atribusinya bila diperlukan. Pemeriksaan kemiripan dapat membantu menemukan bagian yang perlu ditinjau, tetapi tidak menggantikan tanggung jawab penulis untuk menggunakan sumber secara benar.
4. Pastikan Bagian Dokumen Sesuai dengan Kebutuhan Pemeriksaan
Tidak semua pemeriksaan harus menggunakan susunan dokumen yang sama. Ada kebutuhan yang mencakup seluruh naskah, sementara kebutuhan lain dapat mengikuti instruksi tertentu dari kampus, dosen, atau penyedia layanan.
Karena itu, pastikan bagian yang disertakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan menghapus bagian seperti kutipan atau daftar pustaka hanya berdasarkan asumsi bahwa bagian tersebut akan meningkatkan persentase kemiripan.
Jika ada ketentuan mengenai bagian yang harus disertakan atau pengaturan pengecualian, ikuti instruksi tersebut. Dengan begitu, hasil pemeriksaan dapat ditinjau sesuai tujuan dan aturan yang digunakan.
5. Periksa Kembali Kelengkapan Dokumen
Sebelum mengirim file, pastikan dokumen tidak kehilangan bagian penting akibat kesalahan penyimpanan atau penggabungan. Periksa halaman awal, isi utama, dan bagian akhir untuk memastikan urutannya sesuai dengan versi yang ingin diperiksa.
Jika terdapat gambar, tabel, atau bagian teks yang penting untuk konteks pembahasan, pastikan elemen tersebut masih tampil sebagaimana mestinya. Dokumen yang tampak lengkap dari nama file belum tentu sudah tersimpan dengan benar.
Pemeriksaan singkat ini membantu mengurangi risiko mengirim dokumen yang belum lengkap dan harus diproses ulang.
6. Simpan Salinan Dokumen yang Akan Diperiksa
Sebelum mengunggah file, simpan salinan naskah yang akan digunakan untuk pemeriksaan. Salinan ini dapat membantu kamu membedakan versi yang sudah diperiksa dari versi yang masih mengalami revisi.
Jika kemudian ada perubahan isi, kamu dapat membandingkan dokumen sebelum dan sesudah revisi tanpa kehilangan naskah sebelumnya. Cara ini juga memudahkan penelusuran jika kamu perlu memastikan bagian mana yang berubah.
Pastikan pula file yang dikirim benar-benar sesuai dengan salinan yang sudah ditinjau. Jangan mengunggah dokumen hanya karena namanya terlihat seperti versi final.
Kesimpulan
Menyiapkan dokumen sebelum cek Drillbit berarti memastikan versi file sudah benar, isi cukup lengkap, kutipan ditinjau, dan bagian yang disertakan sesuai kebutuhan pemeriksaan. Persiapan tersebut membantu mengurangi kesalahan pengiriman dan membuat hasil pemeriksaan lebih relevan dengan naskah yang ingin ditinjau.
Jika membutuhkan pemeriksaan kemiripan untuk karya tulis akademik, kamu dapat mempertimbangkan layanan Cek Drillbit Manuru.id. Sebelum mengirim dokumen, pastikan file yang digunakan sudah sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan dari kampus atau institusi terkait.
FAQ
Apakah dokumen harus selesai direvisi sebelum cek Drillbit?
Sebaiknya gunakan versi yang sudah cukup siap untuk ditinjau. Namun, waktu pemeriksaan tetap mengikuti kebutuhan penulis dan instruksi kampus atau institusi.
Apakah daftar pustaka harus dihapus sebelum cek Drillbit?
Tidak perlu menghapusnya secara otomatis. Ikuti ketentuan pemeriksaan dan pengaturan yang digunakan karena menyertakan daftar pustaka dalam file berbeda dari mengecualikannya dalam perhitungan kemiripan.
Mengapa perlu menyimpan salinan dokumen sebelum pemeriksaan?
Salinan membantu membedakan versi yang diperiksa dari versi yang masih direvisi. Dengan begitu, perubahan isi dapat ditelusuri dengan lebih mudah.