Saat menyusun skripsi, mahasiswa perlu memilih referensi yang sesuai dengan topik dan kebutuhan penelitian. Jurnal yang tercantum di SINTA sering menjadi salah satu sumber yang dipertimbangkan, tetapi apakah semua jurnal tersebut bisa digunakan sebagai referensi skripsi?
Ya, jurnal SINTA dapat digunakan sebagai referensi skripsi selama isi artikelnya relevan dan layak mendukung pembahasan penelitian. Berikut hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih dan mengutip artikel dari jurnal SINTA.
Apakah Jurnal SINTA Bisa Dijadikan Referensi Skripsi?
Jurnal yang tercantum di SINTA dapat menjadi salah satu sumber literatur untuk skripsi. SINTA menyediakan informasi mengenai jurnal ilmiah Indonesia, termasuk peringkat yang berkaitan dengan akreditasi jurnal.
Namun, status atau peringkat SINTA bukan satu-satunya pertimbangan dalam memilih referensi. Mahasiswa tetap perlu membaca isi artikel dan menilai apakah sumber tersebut benar-benar mendukung topik, rumusan masalah, atau landasan teori yang sedang dibahas.
Dengan kata lain, jurnal SINTA bukan otomatis cocok untuk semua skripsi. Kesesuaiannya bergantung pada isi artikel dan kebutuhan penelitian yang sedang dikerjakan.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Jurnal SINTA
Sebelum memasukkan artikel ke daftar referensi, periksa beberapa aspek berikut:
- Relevansi dengan topik penelitian
Pilih artikel yang membahas masalah, variabel, teori, atau konteks yang berhubungan dengan skripsimu. Jurnal dengan peringkat tinggi belum tentu relevan jika topik artikelnya berbeda. - Kualitas dan kecukupan isi artikel
Baca bagian abstrak, pendahuluan, metode, hasil, dan kesimpulan untuk memahami kontribusi artikel. Pastikan informasi yang kamu kutip benar-benar didukung oleh pembahasan penulis. - Kebaruan referensi
Perhatikan tahun terbit artikel, terutama jika penelitianmu membutuhkan data atau perkembangan teori yang mutakhir. Referensi lama masih dapat digunakan jika memang relevan, misalnya untuk teori dasar atau penelitian seminal. - Kesesuaian metode dan konteks
Jika kamu menggunakan artikel sebagai pembanding penelitian terdahulu, perhatikan metode, subjek, objek, dan konteks penelitiannya. Perbedaan tersebut dapat memengaruhi cara hasil penelitian digunakan dalam skripsi. - Ketentuan kampus atau program studi
Periksa pedoman skripsi yang berlaku. Kampus atau dosen pembimbing dapat menetapkan ketentuan tertentu mengenai jenis sumber, tahun terbit, jumlah referensi, atau penggunaan jurnal terakreditasi.
Pertimbangan ini membantu mahasiswa memilih artikel berdasarkan kebutuhan ilmiah, bukan hanya berdasarkan label atau peringkat jurnal.
Cara Memilih Jurnal SINTA untuk Referensi Skripsi
Agar pencarian lebih terarah, mulailah dari kebutuhan penelitian, kemudian gunakan SINTA sebagai salah satu sarana untuk menemukan jurnal yang sesuai.
- Tentukan topik dan kata kunci penelitian.
Pecah topik skripsi menjadi beberapa kata kunci utama dan istilah terkait. Gunakan istilah tersebut untuk mencari artikel yang membahas persoalan serupa. - Cari artikel yang relevan dengan bidang penelitian.
Telusuri jurnal sesuai bidang ilmu dan baca judul serta abstrak artikel yang ditemukan. Jangan langsung memilih artikel hanya karena jurnalnya memiliki peringkat tertentu. - Periksa identitas jurnal di SINTA.
Jika status jurnal menjadi salah satu kriteria tugas atau kampus, cari nama atau ISSN jurnal pada portal resmi SINTA. Portal tersebut menyediakan informasi jurnal dan peringkatnya. - Baca artikel secara utuh sebelum mengutip.
Pastikan kamu memahami konteks, metode, hasil, serta batasan penelitian. Hindari mengutip kesimpulan yang sebenarnya tidak didukung oleh isi artikel. - Catat informasi bibliografi sejak awal.
Simpan nama penulis, tahun terbit, judul artikel, nama jurnal, volume, nomor, halaman, dan DOI atau tautan jika tersedia. Informasi tersebut memudahkan penyusunan sitasi dan daftar pustaka sesuai gaya yang diminta.
Dengan langkah tersebut, mahasiswa dapat menggunakan jurnal SINTA sebagai bagian dari pencarian literatur tanpa mengabaikan relevansi dan kualitas isi artikel.
Apakah Peringkat SINTA Menentukan Kelayakan Referensi?
Peringkat SINTA dapat menjadi salah satu informasi saat menilai jurnal, tetapi tidak seharusnya menjadi satu-satunya dasar untuk menentukan apakah sebuah artikel layak dikutip. SINTA memiliki kategori peringkat jurnal, sementara keputusan menggunakan suatu artikel tetap perlu mempertimbangkan tujuan dan konteks penelitian.
Sebagai contoh, artikel pada jurnal dengan peringkat tertentu mungkin sangat relevan karena membahas variabel atau konteks yang sama dengan skripsimu. Sebaliknya, artikel dari jurnal dengan peringkat lebih tinggi belum tentu membantu jika pembahasannya tidak berhubungan langsung dengan pertanyaan penelitian.
Karena itu, gunakan peringkat sebagai informasi tambahan, lalu nilai artikel berdasarkan isi, relevansi, metode, tahun terbit, dan ketentuan akademik yang berlaku.
Kesimpulan
Jurnal SINTA bisa digunakan sebagai referensi skripsi apabila artikel yang dipilih relevan, mendukung pembahasan, dan sesuai dengan ketentuan akademik. Status atau peringkat jurnal dapat menjadi pertimbangan, tetapi tidak menggantikan kebutuhan untuk membaca dan menilai isi artikel.
Sebelum mengutip, pastikan kamu memahami artikel secara utuh dan mencatat sumbernya dengan benar. Jika ingin memeriksa status jurnal, gunakan portal resmi SINTA untuk membantu merapikan kutipan dan parafrase, kamu juga dapat memanfaatkan layanan akademik Manuru.id sesuai kebutuhan.
FAQ
Apakah jurnal SINTA wajib digunakan untuk skripsi?
Tidak selalu. Ketentuan referensi bergantung pada pedoman kampus, program studi, dan arahan dosen pembimbing.
Apakah jurnal SINTA 1–6 semuanya bisa dijadikan referensi?
Dapat dipertimbangkan, tetapi kelayakan artikel tetap bergantung pada relevansi, isi, dan kebutuhan penelitian. Peringkat bukan satu-satunya penentu.
Apakah jurnal SINTA yang lama masih bisa digunakan?
Bisa jika isinya masih relevan, misalnya sebagai teori dasar atau penelitian terdahulu yang penting. Perhatikan juga ketentuan tahun referensi dari kampus atau dosen pembimbing.