Pemeriksaan kemiripan karya ilmiah menjadi salah satu cara yang digunakan perguruan tinggi untuk meninjau penggunaan sumber dalam tulisan akademik. Salah satu perangkat yang digunakan dalam konteks tersebut adalah Drillbit, sehingga mahasiswa terkadang ingin mengetahui apakah kampus negeri juga menerapkannya.
Lantas, apakah kampus negeri menggunakan Drillbit untuk cek plagiasi? Ya, terdapat perguruan tinggi negeri yang mendokumentasikan penggunaan atau penerapan Drillbit, tetapi jenis dokumen yang diperiksa dan cakupan penggunaannya tidak selalu sama. Karena itu, status setiap institusi perlu dilihat berdasarkan bukti yang tersedia.
Apakah kampus negeri menggunakan Drillbit?
Ya. Informasi resmi dan publikasi akademik menunjukkan bahwa Drillbit pernah digunakan dalam beberapa konteks di perguruan tinggi negeri Indonesia. Namun, perlu dibedakan antara penerapan pada sistem pembelajaran, pedoman layanan, kegiatan akademik tertentu, dan pelatihan yang belum tentu berlanjut menjadi layanan rutin.
Berikut beberapa contoh yang dapat ditelusuri.
1. Universitas Terbuka (UT)
Laporan tahunan Universitas Terbuka menyebut integrasi pemeriksaan antiplagiasi menggunakan Turnitin dan Drillbit dalam asesmen pembelajaran. Laporan tersebut juga menjelaskan bahwa pemeriksaan antiplagiasi telah digunakan pada tugas tutorial di sejumlah program studi.
Informasi ini menunjukkan bahwa Drillbit termasuk dalam sistem pemeriksaan yang didokumentasikan UT. Meski demikian, penyebutan Drillbit dan Turnitin secara bersamaan tidak berarti semua tugas, program studi, atau jenis karya ilmiah selalu diperiksa menggunakan Drillbit.
Mahasiswa perlu mengikuti instruksi yang berlaku pada mata kuliah atau sistem pembelajaran masing-masing untuk mengetahui alat pemeriksaan yang digunakan pada tugas tertentu.
2. Institut Agama Islam Negeri Manado
Publikasi ilmiah mengenai pemanfaatan sistem deteksi plagiarisme menggunakan Drillbit membahas penerapannya pada makalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam di IAIN Manado. Kegiatan yang dilaporkan mencakup pelatihan penggunaan aplikasi, pemeriksaan makalah, dan evaluasi hasil.
Publikasi tersebut memberikan bukti penggunaan Drillbit dalam kegiatan akademik yang diteliti. Namun, cakupan bukti itu terbatas pada konteks kegiatan yang dibahas dan tidak otomatis menunjukkan bahwa semua program studi menggunakan Drillbit untuk seluruh jenis dokumen.
3. UIN KHAS Jember
Perpustakaan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember menyediakan pedoman pengecekan plagiarisme menggunakan Drillbit. Institusi ini juga mencantumkan akses DrillBit Plagiarism Check pada laman perpustakaannya.
Keberadaan pedoman dan akses layanan tersebut menjadi bukti institusional yang dapat ditelusuri. Mahasiswa yang ingin mengetahui prosedur pemeriksaan sebaiknya merujuk pada pedoman perpustakaan dan ketentuan terbaru dari kampus.
Bagaimana dengan kampus negeri lain?
Tidak semua penyebutan Drillbit di lingkungan kampus membuktikan bahwa aplikasi tersebut telah diterapkan secara rutin. Sebuah berita mengenai pelatihan, misalnya, dapat menunjukkan bahwa institusi sedang mengenalkan atau menjajaki penggunaan alat tersebut, tetapi belum tentu membuktikan adanya kebijakan penggunaan yang berlaku untuk seluruh mahasiswa.
Karena itu, daftar kampus pengguna Drillbit sebaiknya dibuat berdasarkan bukti yang jelas. Beberapa sumber yang dapat diperiksa meliputi:
- Pedoman resmi pemeriksaan plagiarisme yang menyebut Drillbit sebagai alat yang digunakan.
- Laman perpustakaan atau unit akademik yang menyediakan akses pemeriksaan Drillbit.
- Laporan tahunan atau dokumen institusi yang menjelaskan penerapan pemeriksaan kemiripan.
- Publikasi ilmiah yang mendokumentasikan penggunaan Drillbit dalam kegiatan akademik tertentu.
- Pengumuman resmi untuk mahasiswa yang menjelaskan prosedur atau kewajiban pemeriksaan.
Sumber-sumber tersebut perlu dibaca sesuai konteksnya. Dokumen yang menjelaskan penggunaan pada satu program studi tidak boleh langsung digeneralisasi menjadi kebijakan seluruh universitas.
Apakah semua kampus negeri mewajibkan cek Drillbit?
Tidak. Fakta bahwa beberapa perguruan tinggi negeri menggunakan Drillbit tidak berarti seluruh PTN mewajibkan pemeriksaan menggunakan aplikasi yang sama.
Setiap institusi dapat menetapkan alat, tahapan pemeriksaan, jenis dokumen, dan batas kemiripan sesuai kebijakan akademiknya. Bahkan di satu universitas, prosedur pemeriksaan dapat berbeda antara tugas tutorial, skripsi, tesis, disertasi, dan artikel jurnal.
Jika kampus mewajibkan penggunaan alat tertentu, mahasiswa sebaiknya mengikuti ketentuan tersebut. Hasil dari perangkat lain tidak otomatis dapat menggantikan laporan yang diminta oleh institusi.
Bagaimana cara memastikan aturan Drillbit di kampus?
Sebelum memeriksa dokumen, mahasiswa dapat melakukan beberapa langkah berikut:
- Baca pedoman akademik terbaru. Periksa apakah kampus menyebut Drillbit dan jenis dokumen yang wajib diperiksa.
- Periksa laman perpustakaan atau program studi. Unit terkait dapat menyediakan prosedur, akses layanan, atau informasi kontak.
- Tanyakan kepada dosen atau pengelola akademik. Langkah ini penting jika informasi di internet berbeda dari instruksi kelas.
- Pastikan ketentuan untuk tugas yang sedang dikerjakan. Jangan menganggap bahwa aturan untuk tugas tutorial otomatis berlaku untuk skripsi atau tesis.
- Periksa kembali sebelum mengunggah dokumen. Pastikan alat dan prosedur yang digunakan sesuai dengan persyaratan institusi.
Dengan cara ini, mahasiswa dapat membedakan informasi umum tentang penggunaan Drillbit dan ketentuan yang benar-benar berlaku bagi tugasnya.
Kesimpulan
Sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia memiliki bukti penggunaan atau penerapan Drillbit, termasuk Universitas Terbuka, IAIN Manado dalam kegiatan akademik yang dipublikasikan, dan UIN KHAS Jember melalui pedoman serta akses layanan perpustakaan. Namun, bentuk dan cakupan penerapannya berbeda sehingga tidak tepat menyimpulkan bahwa semua PTN menggunakan Drillbit dengan kebijakan yang sama.
Untuk memastikan apakah kampus tertentu mewajibkan Drillbit, rujuk pedoman dan pengumuman resmi terbaru. Jika pemeriksaan mandiri dibutuhkan sebelum pengumpulan, layanan Cek Drillbit Manuru.id dapat menjadi salah satu opsi untuk meninjau kemiripan naskah, selama penggunaannya sesuai dengan ketentuan kampus.
FAQ
Apakah semua perguruan tinggi negeri menggunakan Drillbit?
Tidak. Penggunaan Drillbit berbeda antarperguruan tinggi. Mahasiswa perlu memeriksa kebijakan institusinya masing-masing.
Apakah UIN termasuk perguruan tinggi negeri?
Ya. UIN merupakan perguruan tinggi negeri keagamaan Islam. Namun, bukti penggunaan Drillbit tetap perlu dilihat berdasarkan institusi dan konteks penerapannya.
Apakah hasil cek dari aplikasi lain bisa menggantikan laporan Drillbit kampus?
Belum tentu. Jika kampus menetapkan Drillbit sebagai alat pemeriksaan, ikuti ketentuan tersebut karena hasil dari alat berbeda dapat menggunakan basis data dan pengaturan yang berbeda.