Saat membaca jurnal atau karya ilmiah, kamu mungkin pernah menemukan sitasi seperti (Smith et al., 2024). Istilah et al. cukup sering muncul dalam penulisan akademik, tetapi masih banyak yang belum memahami arti dan fungsinya.
Penggunaan et al. berkaitan dengan cara menuliskan sumber yang memiliki beberapa penulis agar sitasi tetap ringkas dan mudah dibaca. Lalu, apa arti et al., mengapa digunakan dalam sitasi, dan bagaimana penempatannya dalam karya ilmiah? Berikut penjelasan selengkapnya.
Arti et al. dalam Sitasi
Et al. merupakan singkatan dari istilah Latin et alia yang berarti “dan yang lainnya”. Dalam konteks akademik, istilah ini digunakan untuk mewakili penulis lain ketika sebuah sumber memiliki beberapa penulis.
Misalnya, sebuah jurnal ditulis oleh Smith, Johnson, Williams, dan Brown. Jika gaya sitasi yang digunakan memperbolehkan et al., sitasi dalam teks dapat ditulis sebagai (Smith et al., 2024).
Dengan begitu, pembaca tetap dapat mengetahui penulis pertama sekaligus memahami bahwa sumber tersebut memiliki penulis lain. Nama lengkap seluruh penulis tetap dapat ditemukan pada bagian referensi sesuai aturan gaya sitasi yang digunakan.
Fungsi et al. dalam Penulisan Akademik
Fungsi utama et al. ialah membuat sitasi dengan banyak penulis menjadi lebih singkat. Tanpa penggunaan istilah ini, nama seluruh penulis harus dicantumkan berulang kali dalam teks sehingga dapat membuat tulisan terasa panjang dan mengganggu alur pembahasan.
Namun, et al. bukan berarti penulis lain boleh dihilangkan dari informasi sumber secara keseluruhan. Penggunaannya bergantung pada aturan gaya sitasi, sedangkan informasi penulis secara lengkap tetap dicantumkan pada bagian referensi jika memang diwajibkan oleh gaya tersebut.
Karena itu, et al. sebaiknya dipahami sebagai bentuk penyederhanaan sitasi, bukan pengganti daftar penulis pada seluruh bagian karya ilmiah.
Contoh Penggunaan et al. dalam Sitasi
Dalam APA 7, sumber dengan satu atau dua penulis ditulis dengan mencantumkan nama penulis sesuai aturan sitasi. Sementara itu, sumber dengan tiga penulis atau lebih menggunakan nama penulis pertama diikuti et al. pada sitasi dalam teks.
Contohnya:
- Satu penulis: (Anderson, 2024)
- Dua penulis: (Anderson & Smith, 2024)
- Tiga penulis atau lebih: (Anderson et al., 2024)
Perlu diperhatikan bahwa aturan tersebut berlaku untuk APA 7, bukan otomatis untuk semua gaya sitasi. MLA, Chicago, dan gaya lainnya memiliki ketentuan masing-masing mengenai jumlah penulis dan penggunaan et al..
Kesimpulan
Et al. adalah singkatan yang digunakan dalam sitasi akademik untuk merujuk pada beberapa penulis tanpa harus menuliskan seluruh nama mereka setiap kali sumber disebutkan. Penggunaannya membuat sitasi lebih ringkas, tetapi aturan penerapannya tetap mengikuti gaya sitasi yang digunakan.
Jika kamu sedang menyusun skripsi atau karya ilmiah, pastikan format et al. mengikuti pedoman kampus, jurnal, atau gaya referensi yang ditetapkan. Konsistensi dalam penulisan sitasi akan membuat sumber lebih mudah ditelusuri dan karya ilmiah terlihat lebih rapi.
FAQ
Apakah et al. berarti dan kawan-kawan?
Ya. Et al. berasal dari bahasa Latin dan secara sederhana berarti “dan yang lainnya”.
Apakah et al. digunakan dalam daftar pustaka?
Tidak selalu. Dalam APA 7, et al. digunakan pada sitasi dalam teks, sedangkan daftar referensi mengikuti aturan pencantuman nama penulis tersendiri.
Apakah et al. bisa digunakan untuk semua gaya sitasi?
Tidak. Setiap gaya sitasi memiliki aturan berbeda mengenai jumlah penulis dan penggunaan et al..