Sejumlah perguruan tinggi di wilayah terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau mulai menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah untuk menjaga kegiatan akademik tetap berjalan. Kemdiktisaintek mendorong perguruan tinggi di wilayah terdampak, termasuk Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, menyesuaikan kegiatan perkuliahan dengan kondisi tersebut.
Salah satu contohnya adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menetapkan PJJ pada 7–8 September 2026 sebagai langkah antisipasi terhadap dampak erupsi dan sebaran abu vulkanik. Lantas, apa sebenarnya PJJ dan apakah sistem ini sama dengan kuliah online yang selama ini dikenal mahasiswa?
Apa Itu PJJ?
PJJ adalah singkatan dari Pembelajaran Jarak Jauh, yaitu proses pembelajaran yang memungkinkan kegiatan belajar mengajar berlangsung tanpa mengharuskan pengajar dan peserta didik berada di tempat yang sama.
Dalam konteks pendidikan tinggi, PJJ dilakukan dengan memanfaatkan berbagai media komunikasi dan teknologi untuk mendukung proses belajar. Permendikbud Nomor 109 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh pada Pendidikan Tinggi mendefinisikan PJJ sebagai proses belajar-mengajar yang dilakukan secara jarak jauh melalui penggunaan berbagai media komunikasi.
Artinya, PJJ bukan sekadar keputusan untuk “kuliah dari rumah”, tetapi merupakan bentuk penyelenggaraan pembelajaran yang memungkinkan kegiatan akademik tetap berlangsung meskipun dosen dan mahasiswa tidak berada di ruang kelas yang sama.
PJJ di Perguruan Tinggi
Dalam situasi tertentu, PJJ dapat menjadi bentuk penyesuaian kegiatan perkuliahan ketika pembelajaran tatap muka tidak memungkinkan untuk dilakukan.
Hal tersebut terlihat dalam kebijakan terbaru terkait dampak abu vulkanik Anak Krakatau. Kemdiktisaintek menegaskan bahwa penerapan PJJ bukan berarti menghentikan kegiatan perkuliahan, melainkan bentuk adaptasi agar hak mahasiswa untuk memperoleh pembelajaran tetap terpenuhi dengan tetap memperhatikan keselamatan sivitas akademika.
Dalam pelaksanaannya, perguruan tinggi dapat mengalihkan kegiatan tatap muka menjadi pembelajaran daring dengan memanfaatkan platform digital yang tersedia. Detail pelaksanaannya tetap dapat berbeda sesuai kebijakan masing-masing kampus.
PJJ Apakah Sama dengan Kuliah Online?
PJJ dan kuliah online memang memiliki keterkaitan yang erat, tetapi keduanya tidak selalu berarti hal yang sama.
PJJ merupakan konsep pembelajaran yang berlangsung dengan jarak fisik antara pengajar dan peserta didik. Sementara itu, pembelajaran daring merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menjalankan pembelajaran tersebut dengan memanfaatkan teknologi digital.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga menjelaskan bahwa pembelajaran jarak jauh merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam Pendidikan Jarak Jauh, sehingga keduanya tidak tepat jika langsung dianggap sebagai istilah yang sepenuhnya identik.
Karena itu, ketika kampus mengumumkan PJJ, pelaksanaannya tidak selalu berarti setiap kegiatan harus dilakukan melalui video conference. Media dan mekanisme pembelajaran dapat disesuaikan dengan sistem akademik yang digunakan perguruan tinggi.
Mengapa PJJ Diterapkan?
PJJ dapat digunakan ketika kondisi tertentu membuat kegiatan tatap muka sulit atau tidak memungkinkan dilakukan secara normal.
Dalam kasus erupsi Gunung Anak Krakatau, misalnya, penerapan PJJ digunakan sebagai langkah mitigasi agar mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan tidak harus melakukan aktivitas di luar ruangan yang berpotensi meningkatkan paparan abu vulkanik. Pada saat yang sama, kegiatan akademik tetap dapat dilanjutkan.
Namun, PJJ tidak hanya berkaitan dengan kondisi darurat. Pendidikan jarak jauh juga dapat menjadi bagian dari pengembangan akses pendidikan yang lebih fleksibel dan tidak terbatas oleh lokasi.
Ketika kampus menerapkan PJJ, mahasiswa sebaiknya menjadikan kanal resmi perguruan tinggi sebagai sumber informasi utama. Perubahan jadwal, metode perkuliahan, kehadiran, tugas, maupun kegiatan akademik lainnya dapat mengikuti kebijakan masing-masing kampus.
Kesimpulan
PJJ atau Pembelajaran Jarak Jauh adalah sistem pembelajaran yang memungkinkan proses belajar mengajar berlangsung tanpa mengharuskan pengajar dan mahasiswa berada di tempat yang sama. Dalam perguruan tinggi, PJJ dapat memanfaatkan berbagai media komunikasi dan teknologi, termasuk pembelajaran daring.
PJJ juga tidak sepenuhnya sama dengan kuliah online. Pembelajaran daring dapat menjadi salah satu metode dalam penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh, sedangkan penerapan PJJ secara keseluruhan tetap bergantung pada sistem dan kebijakan perguruan tinggi.
Bagi mahasiswa, hal terpenting ketika PJJ diberlakukan adalah mengikuti informasi resmi kampus dan memahami perubahan mekanisme perkuliahan yang ditetapkan. Dengan begitu, kegiatan akademik tetap dapat berjalan meskipun kondisi tidak memungkinkan perkuliahan dilakukan seperti biasa.
FAQ
Apa kepanjangan PJJ?
PJJ adalah singkatan dari Pembelajaran Jarak Jauh.
Apakah PJJ sama dengan kuliah online?
Tidak sepenuhnya. Kuliah atau pembelajaran online dapat menjadi salah satu metode yang digunakan dalam PJJ, tetapi PJJ memiliki cakupan yang lebih luas.
Apakah semua kampus memiliki sistem PJJ yang sama?
Tidak. Pelaksanaan PJJ dapat berbeda karena perguruan tinggi memiliki sistem, platform, jadwal, dan kebijakan akademik masing-masing.