Jurnal Publikasi Ilmiah Akademik

DOI, ISSN, dan ISBN Apa Bedanya?

DOI, ISSN, dan ISBN sama-sama menjadi identitas publikasi, tetapi objek yang dikenali berbeda. Pahami perbedaan ketiganya agar tidak keliru saat membaca sumber akademik.

25 Agustus 2026 Nisrina Putri Dayani ยท SEO Article Writer 3 menit baca
DOI, ISSN, dan ISBN Apa Bedanya?

Saat mencari sumber untuk tugas atau karya ilmiah, mahasiswa mungkin menemukan tiga jenis identitas publikasi: DOI, ISSN, dan ISBN. Ketiganya sama-sama digunakan untuk mengidentifikasi publikasi, tetapi objek yang diidentifikasi berbeda sehingga fungsinya juga tidak sama.

Perbedaan ini penting dipahami agar mahasiswa tidak menganggap DOI, ISSN, dan ISBN sebagai kode yang dapat saling menggantikan. Berikut penjelasan sederhana mengenai fungsi masing-masing dan cara membedakannya.

DOI untuk Mengidentifikasi Objek Ilmiah

DOI atau Digital Object Identifier merupakan pengenal unik yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu objek, terutama objek digital yang diterbitkan secara daring. Dalam konteks akademik, DOI sering ditemukan pada artikel jurnal, tetapi juga dapat digunakan untuk objek ilmiah digital lainnya.

DOI membantu suatu objek tetap dapat dikenali meskipun lokasi atau alamat web tempat objek tersebut berada berubah. Karena itu, DOI lebih berkaitan dengan objek yang diterbitkan, bukan identitas keseluruhan jurnal tempat artikel tersebut dimuat.

ISSN untuk Mengidentifikasi Terbitan Berkala

ISSN atau International Standard Serial Number digunakan untuk mengidentifikasi publikasi berseri atau terbitan berkala. Jurnal ilmiah merupakan salah satu contoh publikasi yang biasanya memiliki ISSN.

Dengan demikian, ISSN mengacu pada terbitannya, bukan pada satu artikel tertentu di dalam jurnal. Satu jurnal dapat memiliki banyak artikel, tetapi artikel-artikel tersebut berada dalam terbitan yang memiliki identitas ISSN.

ISBN untuk Mengidentifikasi Buku

ISBN atau International Standard Book Number digunakan untuk mengidentifikasi buku dan publikasi monografis. Karena objeknya berbeda dari jurnal dan artikel ilmiah, ISBN lebih umum ditemukan pada buku akademik, buku teks, atau monograf.

ISBN tidak berfungsi sebagai identitas sebuah jurnal. Jika mahasiswa menggunakan buku sebagai sumber, ISBN dapat menjadi salah satu informasi yang membantu mengidentifikasi publikasi tersebut.

Perbedaan DOI, ISSN, dan ISBN

Cara paling sederhana untuk mengingat ketiganya adalah melihat apa yang sedang diidentifikasi. DOI mengidentifikasi objek tertentu seperti artikel digital, ISSN mengidentifikasi terbitan berkala seperti jurnal, sedangkan ISBN mengidentifikasi buku atau publikasi monografis.

Perbedaan tersebut juga menjelaskan mengapa satu artikel jurnal dapat memiliki DOI sekaligus berada dalam jurnal yang memiliki ISSN. Keduanya tidak bertentangan karena masing-masing menunjuk pada objek yang berbeda.

Ketiganya Bukan Penanda Kualitas Sumber

Memiliki DOI, ISSN, atau ISBN tidak dengan sendirinya berarti suatu sumber pasti berkualitas atau sesuai untuk digunakan dalam tugas. Identifier tersebut terutama berfungsi untuk membantu mengidentifikasi dan membedakan publikasi, bukan memberikan penilaian akademik terhadap isinya.

Karena itu, ketika memilih sumber, mahasiswa tetap perlu melihat relevansi, kredibilitas penerbit atau jurnal, isi penelitian, dan kebutuhan tugas. Identifier membantu mengenali sumber, tetapi tidak menggantikan proses mengevaluasi sumber tersebut.

Kesimpulan

DOI, ISSN, dan ISBN memiliki fungsi yang berbeda meskipun semuanya berkaitan dengan identitas publikasi. DOI mengidentifikasi objek digital seperti artikel, ISSN mengidentifikasi terbitan berkala seperti jurnal, sedangkan ISBN mengidentifikasi buku atau publikasi monografis.

Memahami perbedaan ini membuat informasi bibliografis dalam jurnal atau buku lebih mudah dibaca. Yang perlu diingat, ketiganya adalah identifier publikasi, bukan ukuran otomatis untuk menentukan kualitas sebuah sumber.

FAQ

Apakah satu artikel jurnal bisa memiliki DOI dan ISSN sekaligus?

Bisa. DOI dapat mengidentifikasi artikel tertentu, sedangkan ISSN mengidentifikasi jurnal yang menerbitkan artikel tersebut.

Apakah semua jurnal memiliki DOI?

Tidak semua jurnal atau artikel jurnal memiliki DOI. Ketersediaan DOI bergantung pada penerbitan dan registrasi objek tersebut.

Apakah ISBN hanya digunakan untuk buku?

ISBN terutama digunakan untuk buku dan publikasi monografis. Jadi, fungsinya berbeda dari ISSN yang digunakan untuk mengidentifikasi terbitan berkala.

#doi #issn #isbn #jurnal ilmiah #publikasi akademik #identitas publikasi