Bagi mahasiswa tingkat akhir, istilah literature review dan systematic review kerap dianggap sebagai dua kata yang memiliki arti sama. Padahal, di mata dosen pembimbing dan dewan penguji, keduanya punya perbedaan fundamental yang bisa menentukan kelulusan skripsimu. Seperti yang dijelaskan dalam materi MOOC Universitas Airlangga, literature review dikenal sebagai studi literatur atau tinjauan pustaka, sementara systematic review adalah jenis artikel ilmiah yang ditulis dengan prosedur lebih rinci, ketat, dan sistematis. Lantas, apa saja perbedaan pokok yang wajib kamu ketahui agar tidak salah pilih metode? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Literature Review?
Literature review atau tinjauan pustaka adalah kegiatan menganalisis dan mensintesis informasi yang berfokus pada suatu topik penelitian tertentu, kemudian diringkas dan ditarik kesimpulannya.
Menurut pemateri dari kelas Literature Review FISIP UNAIR, literature review merupakan analisis berupa kritik dari penelitian yang sedang dilakukan terhadap suatu topik. Fungsinya untuk dijadikan landasan teori ketika membuat karya tulis ilmiah.
Ciri-Ciri Literature Review:
1. Tanpa pertanyaan khusus, cenderung bersifat umum dan mencakup beberapa aspek dari suatu topik
2. Pencarian literatur tidak sistematis, biasanya hanya mencari di beberapa database tanpa strategi khusus
3. Tidak ada kriteria seleksi yang jelas, artikel dipilih berdasarkan preferensi penulis
4. Kurang telaah kritis, seperti tidak dilakukan evaluasi sistematis terhadap kualitas artikel
Apa Itu Systematic Review?
Systematic review (atau Systematic Literature Review/SLR) adalah metode penelitian berbasis literatur yang menggunakan prosedur sistematis, transparan, dan dapat direplikasi untuk menjawab pertanyaan penelitian tertentu.
Metode SLR semakin populer di kalangan peneliti Indonesia sebagai pendekatan ilmiah yang mampu menghasilkan rangkuman pengetahuan yang lebih akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ciri-Ciri Systematic Review:
1. Pertanyaan penelitian spesifik yang menggunakan pertanyaan yang tepat untuk menghasilkan bukti
2. Pencarian sistematis yang menggunakan beberapa database tertentu dengan istilah pencarian yang tepat
3. Kriteria seleksi jelas, seperti memiliki kriteria inklusi dan eksklusi yang terdokumentasi
4. Analisis kritis, dilakukan penilaian kualitas studi secara sistematis
Perbandingan Literature Review vs Systematic Review
Di bawah ini adalah perbedaan literature review dan systematic review, dikemas dalam bentuk tabel sebagai berikut:
Kapan Harus Pakai yang Mana?
Pilih literature review biasa kalau kamu:
- Masih tahap awal penelitian dan ingin memahami gambaran umum topik
- Membutuhkan landasan teori untuk skripsi atau tugas kuliah
- Ingin mengidentifikasi research gap secara umum
Pilih systematic review kalau kamu:
- Ingin menjawab pertanyaan penelitian spesifik dengan bukti ilmiah kuat
- Perlu hasil yang transparan dan bisa direplikasi
- Ingin publikasi di jurnal bereputasi yang mensyaratkan metode ketat
Pada dasarnya, literature review dan systematic review sama-sama penting dalam dunia akademik. Literature review cocok untuk pemahaman awal dan landasan teori, sementara systematic review memberi hasil yang lebih akurat dan terpercaya. Pilihan metode tergantung tujuan penelitianmu.
Jadi, sudah tahu mau pakai yang mana buat skripsimu? Jangan sampai salah pilih ya! Kalau masih bingung, konsultasikan dengan dosen pembimbingmu.
FAQ
Apakah systematic review lebih baik dari literature review biasa?
Nggak selalu. Keduanya punya fungsi masing-masing. Systematic review lebih ketat dan transparan, tapi membutuhkan waktu dan tenaga lebih banyak. Literature review biasa lebih fleksibel dan cocok untuk pemahaman awal.
Bisakah skripsi menggunakan metode systematic review?
Tentu bisa, bahkan banyak universitas di Indonesia mulai mendorong mahasiswa menggunakan SLR agar menghasilkan karya ilmiah yang lebih kuat secara metodologis. Tapi pastikan dosen pembimbingmu menyetujui ya!
Apa bedanya systematic review dengan meta analysis?
Systematic review adalah metode tinjauan literatur secara sistematis. Sedangkan meta-analysis adalah systematic review yang dilengkapi dengan analisis statistik untuk menggabungkan hasil dari banyak penelitian.