Kutipan langsung memang dapat muncul sebagai teks yang memiliki kemiripan dalam laporan Turnitin. Namun, kemunculan tersebut tidak otomatis berarti kutipan harus dihapus karena Similarity Score hanya menunjukkan seberapa banyak teks dalam dokumen yang memiliki kemiripan dengan sumber yang ada di basis data Turnitin.
Yang perlu diperhatikan justru adalah apakah kutipan tersebut digunakan dan dicantumkan dengan benar. Dengan memahami hubungan antara kutipan langsung, sitasi, dan Similarity Report, mahasiswa dapat menentukan mana kemiripan yang wajar dan mana yang memang perlu diperbaiki.
Kutipan Langsung Memang Dapat Muncul di Turnitin
Kutipan langsung menggunakan kata-kata yang sama dengan sumber aslinya sehingga secara alami memiliki tingkat kemiripan dengan sumber tersebut. Turnitin kemudian dapat menandai bagian itu sebagai match karena sistemnya memang bekerja dengan menemukan kemiripan teks.
Artinya, munculnya kutipan langsung dalam Similarity Report bukan sesuatu yang otomatis bermasalah. Bahkan, panduan Turnitin menjelaskan bahwa kemiripan dapat berasal dari bentuk penggunaan sumber yang dapat diterima, termasuk kutipan dan sitasi.
Tidak Semua Kemiripan Berarti Plagiarisme
Similarity Score bukanlah skor plagiarisme. Angka tersebut merupakan gambaran persentase teks yang memiliki kemiripan dengan materi yang ditemukan Turnitin, sedangkan penilaian apakah kemiripan tersebut tepat atau bermasalah tetap membutuhkan pemeriksaan terhadap konteksnya.
Karena itu, mahasiswa tidak seharusnya langsung menghapus semua bagian yang ditandai hanya untuk menurunkan persentase. Setiap match perlu dilihat kembali untuk mengetahui apakah bagian tersebut merupakan kutipan yang sah, informasi yang memang perlu dicantumkan, atau teks yang seharusnya ditulis ulang dan diberi atribusi.
Kapan Kutipan Langsung Tidak Perlu Dihapus?
Kutipan langsung pada dasarnya dapat tetap digunakan apabila memang diperlukan untuk mendukung pembahasan dan ditulis sesuai ketentuan akademik. Kata-kata yang diambil secara langsung perlu dibedakan dari tulisan sendiri melalui tanda kutip atau format kutipan yang berlaku, serta disertai rujukan kepada sumbernya.
Misalnya, mahasiswa ingin mempertahankan definisi atau pernyataan tertentu karena formulasi asli penulis memang penting bagi pembahasan. Dalam situasi seperti ini, kemiripan dengan sumber merupakan konsekuensi dari penggunaan kutipan langsung, bukan alasan tersendiri untuk menghapusnya.
Periksa Cara Kutipan Dicantumkan
Hal yang perlu diperiksa setelah melihat kutipan muncul di Turnitin adalah apakah bagian tersebut sudah dikenali sebagai kutipan dan memiliki atribusi yang sesuai. OpenLearn, misalnya, menunjukkan bahwa teks yang cocok dengan sumber dapat menjadi masalah ketika tidak diberi tanda kutip atau tidak disertai sitasi, sedangkan kutipan yang telah ditandai dan dirujuk dengan benar dapat merupakan penggunaan yang tepat.
Sebaliknya, apabila mahasiswa mengambil kalimat dari sumber secara persis tetapi menuliskannya seolah-olah merupakan kalimat sendiri, masalahnya bukan sekadar persentase similarity. Bagian tersebut perlu diperbaiki agar pembaca dapat membedakan dengan jelas mana kata-kata penulis sumber dan mana tulisan mahasiswa.
Jangan Menghapus Kutipan Hanya demi Menurunkan Similarity
Menghapus kutipan yang sebenarnya relevan hanya karena muncul dalam laporan Turnitin bukan pendekatan yang tepat. Tujuan penggunaan Turnitin adalah membantu melihat bagian yang memiliki kemiripan sehingga dokumen dapat ditinjau, bukan memaksa seluruh teks yang memiliki match menjadi bebas dari kemiripan.
Jika sebuah kutipan memang dibutuhkan, lebih penting memastikan penggunaannya sesuai dengan pedoman akademik daripada sekadar mengejar angka Similarity Score tertentu. Batas atau standar yang dianggap dapat diterima juga dapat ditentukan oleh dosen, program studi, atau institusi masing-masing.
Kapan Bagian yang Muncul di Turnitin Perlu Diperbaiki?
Bagian yang ditandai perlu ditinjau lebih lanjut apabila ternyata mahasiswa menyalin teks tanpa tanda kutip atau sitasi, melakukan parafrase yang masih terlalu dekat dengan sumber, atau menggunakan sumber tanpa atribusi yang sesuai. Turnitin sendiri menekankan bahwa setiap match perlu diinterpretasikan berdasarkan konteks, bukan hanya dilihat dari persentasenya.
Dengan demikian, pertanyaan yang lebih tepat bukan “Bagaimana cara menghilangkan semua match?” melainkan “Mengapa bagian ini memiliki kemiripan dan apakah penggunaannya sudah benar?” Cara berpikir tersebut membuat pemeriksaan Turnitin berfungsi sebagai bagian dari pengecekan kualitas tulisan, bukan sekadar upaya mengubah angka laporan.
Kesimpulan
Kutipan langsung yang muncul di Turnitin tidak harus dihapus hanya karena terdeteksi sebagai kemiripan. Kemunculan tersebut dapat terjadi secara wajar karena kutipan memang menggunakan kata-kata yang sama dengan sumber, sementara Similarity Score tidak secara otomatis menentukan apakah sebuah tulisan merupakan plagiarisme.
Yang lebih penting adalah memastikan kutipan digunakan karena memang relevan, dibedakan dari tulisan sendiri, dan diberi atribusi sesuai pedoman yang berlaku. Jika bagian yang ditandai ternyata merupakan salinan tanpa pengakuan atau parafrase yang terlalu dekat dengan sumber, barulah bagian tersebut perlu diperbaiki.
FAQ
Apakah kutipan langsung selalu membuat similarity tinggi?
Tidak selalu. Besarnya Similarity Score dipengaruhi oleh keseluruhan teks yang memiliki kemiripan dengan berbagai sumber, bukan hanya satu kutipan.
Apakah kutipan yang muncul di Turnitin berarti plagiarisme?
Tidak. Turnitin menyatakan bahwa Similarity Score menunjukkan kemiripan teks, bukan keputusan bahwa suatu karya merupakan plagiarisme.
Apakah semua bagian yang ditandai Turnitin harus diubah?
Tidak. Setiap match perlu diperiksa berdasarkan konteksnya; kutipan, sitasi, bibliografi, atau kemiripan yang memang wajar dapat diperlakukan berbeda dari teks yang tidak memiliki atribusi yang tepat.