Parafrase Integritas Akademik Penulisan Ilmiah

Parafrase dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia Apakah Tetap Perlu Sitasi?

Parafrase dari jurnal berbahasa Inggris tetap membutuhkan sitasi. Pahami mengapa bahasa boleh berubah, tetapi kepemilikan gagasan tetap harus diakui.

26 Agustus 2026 Nisrina Putri Dayani ยท SEO Article Writer 2 menit baca
Parafrase dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia Apakah Tetap Perlu Sitasi?

Parafrase dari sumber berbahasa Inggris ke bahasa Indonesia tetap membutuhkan sitasi apabila gagasan, data, atau informasi yang digunakan berasal dari penulis lain. Mengubah bahasa dan susunan kalimat tidak mengubah siapa yang pertama kali menghasilkan gagasan tersebut.

Dengan kata lain, bahasa sumber boleh berubah, tetapi kepemilikan gagasannya tidak berubah. Untuk memahami mengapa sitasi tetap diperlukan, hal utama yang perlu dilihat adalah hubungan antara parafrase, sumber asli, dan atribusi dalam penulisan akademik.

Bahasa Berubah, Sumber Tetap Sama

Parafrase berarti menyampaikan kembali gagasan dari sumber dengan kata-kata dan susunan yang berbeda. Jika gagasan tersebut berasal dari penelitian berbahasa Inggris, sumber aslinya tetap perlu dicantumkan meskipun hasil akhirnya ditulis sepenuhnya dalam bahasa Indonesia.

Misalnya, mahasiswa membaca penelitian berbahasa Inggris lalu menjelaskan temuan penelitian tersebut dalam tugas berbahasa Indonesia. Selama informasi itu berasal dari penelitian tersebut, sumbernya tetap perlu disebutkan agar pembaca dapat mengetahui asal informasinya.

Parafrase Tidak Mengubah Kepemilikan Gagasan

Yang berubah dalam parafrase adalah cara penyampaian, bukan kepemilikan gagasan. Karena itu, menerjemahkan atau menyusun ulang kalimat dari sumber asing tidak membuat informasi tersebut otomatis menjadi gagasan penulis sendiri.

Hal ini tetap berlaku ketika mahasiswa sudah menggunakan pilihan kata yang berbeda dari sumber asli. Jika gagasan atau informasi masih berasal dari penelitian tertentu, atribusi kepada sumber tersebut tetap diperlukan.

Sitasi Menunjukkan Asal Informasi

Dalam penulisan akademik, sitasi membantu memberikan kredit kepada penulis asli sekaligus memungkinkan pembaca menelusuri sumber yang digunakan. Panduan akademik tentang parafrase juga menempatkan sitasi sebagai bagian penting ketika gagasan dari sumber lain disampaikan kembali dengan kata-kata sendiri.

Karena itu, tidak tepat menjadikan perubahan bahasa sebagai alasan untuk menghilangkan sitasi. Pertanyaan utamanya bukan apakah kalimat sudah berubah, melainkan apakah gagasan yang disampaikan berasal dari sumber lain.

Kesimpulan

Parafrase dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia tetap perlu sitasi jika gagasan atau informasi yang digunakan berasal dari sumber tersebut. Perubahan bahasa hanya mengubah cara penyampaian, bukan asal maupun kepemilikan gagasan.

FAQ

Apakah menerjemahkan jurnal sudah termasuk parafrase?

Belum tentu. Menerjemahkan hanya mengubah bahasa, sedangkan parafrase menyampaikan kembali gagasan dengan susunan dan pilihan kata yang berbeda.

Kalau sudah memakai kata-kata sendiri, apakah tetap perlu sitasi?

Ya, apabila gagasannya berasal dari sumber lain. Menggunakan kata-kata sendiri tidak menghilangkan kewajiban untuk mengakui sumber.

Apakah aturan ini hanya berlaku untuk jurnal berbahasa Inggris?

Tidak. Prinsip yang sama berlaku untuk sumber akademik dalam bahasa apa pun selama gagasan atau informasi dari sumber tersebut digunakan.

#parafrase #sitasi #bahasa inggris #karya ilmiah #integritas akademik #penulisan akademik