Penilaian Akademik Perkuliahan Mahasiswa

Apa Bedanya Penilaian Formatif dan Sumatif di Perkuliahan?

Penilaian kuliah tidak selalu memiliki tujuan yang sama. Kenali perbedaan penilaian formatif dan sumatif serta fungsi keduanya dalam proses belajar mahasiswa.

27 Agustus 2026 Nisrina Putri Dayani ยท SEO Article Writer 2 menit baca
Apa Bedanya Penilaian Formatif dan Sumatif di Perkuliahan?

Tidak semua penilaian yang diberikan selama kuliah memiliki tujuan yang sama. Ada penilaian yang digunakan untuk melihat perkembangan mahasiswa selama proses belajar, sementara ada pula yang digunakan untuk menilai pencapaian setelah suatu tahap pembelajaran selesai.

Perbedaan fungsi tersebut dikenal sebagai penilaian formatif dan sumatif. Memahami keduanya membantu mahasiswa membaca tujuan dari berbagai bentuk tugas, kuis, ujian, atau penilaian lain yang diberikan dalam perkuliahan.

Penilaian Formatif untuk Memantau Proses Belajar

Penilaian formatif dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung untuk mengetahui perkembangan pemahaman mahasiswa. Hasilnya dapat digunakan sebagai dasar pemberian feedback dan penyesuaian pembelajaran sebelum mahasiswa menyelesaikan suatu tahap.

Contohnya dapat berupa kuis singkat, latihan, draf tugas, diskusi, atau tugas kecil yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa dan dosen untuk melihat bagian yang masih perlu diperbaiki. Karena berorientasi pada proses, penilaian formatif tidak selalu menjadi penentu utama nilai akhir mata kuliah.

Penilaian Sumatif untuk Menilai Pencapaian

Penilaian sumatif digunakan untuk menilai pencapaian mahasiswa setelah suatu bagian atau periode pembelajaran selesai. Bentuknya dapat berupa ujian akhir, proyek akhir, makalah, atau tugas lain yang dirancang untuk menunjukkan sejauh mana capaian pembelajaran telah terpenuhi.

Berbeda dari penilaian formatif, hasil penilaian sumatif umumnya memiliki peran lebih besar dalam penentuan hasil akhir suatu mata kuliah. Namun, bentuk dan bobotnya tetap bergantung pada rancangan penilaian yang digunakan oleh dosen atau program studi.

Perbedaan Penilaian Formatif dan Sumatif

Perbedaan paling mendasar terletak pada kapan dan untuk apa penilaian digunakan. Formatif membantu memberikan informasi selama proses belajar masih berlangsung, sedangkan sumatif berfokus pada pencapaian setelah suatu tahap pembelajaran selesai.

Beberapa perbedaan utamanya dapat dilihat dari aspek berikut:

  1. Waktu pelaksanaan
    Penilaian formatif dilakukan selama proses pembelajaran, sedangkan penilaian sumatif biasanya dilakukan setelah suatu tahap pembelajaran selesai.
  2. Tujuan penilaian
    Formatif digunakan untuk memantau perkembangan dan memberikan feedback. Sumatif digunakan untuk melihat pencapaian mahasiswa setelah menyelesaikan tahap pembelajaran tertentu.
  3. Bentuk penilaian
    Formatif dapat berupa kuis, latihan, draf tugas, atau diskusi. Sumatif dapat berupa ujian akhir, proyek, makalah, atau tugas akhir.
  4. Peran dalam pembelajaran
    Hasil formatif dapat membantu mahasiswa mengetahui bagian yang masih perlu diperbaiki. Hasil sumatif lebih banyak digunakan untuk menunjukkan pencapaian pada tahap akhir.

Mengapa Keduanya Bisa Ada dalam Satu Mata Kuliah?

Penilaian formatif dan sumatif tidak harus dipilih salah satu. Keduanya dapat digunakan secara berurutan karena memberikan informasi yang berbeda tentang proses pembelajaran.

Mahasiswa dapat memperoleh feedback melalui penilaian formatif, kemudian menunjukkan pencapaian akhirnya melalui penilaian sumatif. Dengan demikian, penilaian tidak hanya digunakan untuk menghasilkan nilai, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran.

Kesimpulan

Penilaian formatif berfungsi memantau proses belajar dan memberikan feedback, sedangkan penilaian sumatif digunakan untuk menilai pencapaian setelah suatu tahap pembelajaran selesai. Keduanya dapat digunakan bersama karena memiliki fungsi yang berbeda.

Karena setiap mata kuliah memiliki rancangan penilaian masing-masing, mahasiswa tetap perlu melihat ketentuan yang diberikan dosen untuk mengetahui bentuk dan bobot setiap penilaian.

FAQ

Apakah penilaian formatif selalu tidak masuk nilai akhir?

Tidak selalu. Pengaruhnya terhadap nilai bergantung pada sistem penilaian yang digunakan dalam mata kuliah.

Apakah ujian akhir selalu termasuk penilaian sumatif?

Umumnya iya karena dilakukan untuk menilai pencapaian pada akhir tahap pembelajaran, tetapi klasifikasinya tetap bergantung pada tujuan dan rancangan penilaian.

Apakah formatif dan sumatif bisa digunakan bersamaan?

Bisa. Keduanya dapat digunakan dalam satu mata kuliah untuk memantau proses sekaligus menilai pencapaian akhir mahasiswa.

#penilaian formatif #penilaian sumatif #asesmen #perkuliahan #evaluasi pembelajaran #mahasiswa